Pemberian Mandi Rendam Air Rebusan Daun Sirih (Piper Betle L) terhadap Kerusakan Integritas Kulit pada Keluarga Ny. S dengan Skabies: Studi Kasus

Authors

  • Devi Sumaryani Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia, 70714
  • Kurnia Rachmawati Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia, 70714

Keywords:

Air Rebusan, Daun Sirih, Lahan Basah, Mandi Rendam

Abstract

Wilayah lahan basah berisiko tinggi terhadap penyebaran penyakit menular seperti skabies. Gejala khas skabies adalah rasa gatal di malam hari dan setelah mandi. Ny. S mengalami gatal seluruh tubuh disertai lesi kemerahan, bintik-bintik, dan beberapa berisi cairan di tangan dan kaki. Penelitian ini bertujuan menggambarkan efek mandi rendam air rebusan daun sirih terhadap integritas kulit Ny. S. Desain yang digunakan adalah studi kasus dengan metode wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Intervensi diberikan dua kali sehari selama tujuh hari. Hasilnya menunjukkan perbaikan integritas kulit dan hilangnya rasa gatal, serta Ny. S merasa nyaman.

References

Atni. Terapi kompres rebusan daun sirih terhadap penyembuhan skabies. Jakarta: Balai Pustaka; 2010.

Harianto SP, Dewi BS. Biodiversitas fauna di kawasan budidaya lahan basah. Buku Ajar Biologi Konservasi. 2017;1–218.

Irwan DSMK. Epidemiologi penyakit menular. Yogyakarta: CV Absolute Media; 2017.

Kementerian Kesehatan RI. Profil Kesehatan Indonesia 2014 [Internet]. 2014. 496 p. Available from: http://www.kemkes.go.id

Khairansyah MR, Ishak NI. Santri di Pondok Pesantren Darul Inabah Kota Barabai Tahun 2021.

Nursalam T. Klasifikasi daun sirih hijau (Piper betle L.). J Chem Inf Model. 2015;53(9):1689–99.

Parman, Hamdani, Rachman I, Pratama A. Faktor risiko hygiene perorangan santri terhadap kejadian kulit skabies. Ilmiah Universitas Batanghari Jambi. 2017;17(3):243–52.

Prasetya DB, Anisia H. Analisis kesesuaian lahan kawasan lahan basah (wetland) untuk perencanaan tata guna lahan berkelanjutan di Kabupaten Tulang Bawang. J Sci Appl Technol. 2021;5(1):58. doi:10.35472/jsat.v5i1.310.

Rahmaniyah B, Rachmawati K. Penerapan kompres air rebusan daun sirih terhadap kerusakan integritas kulit pada keluarga An. A dengan skabies (studi kasus pada keluarga di Desa Sungai Alang Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan). Nerspedia. 2023;5(2):144–52.

Rezki NS, Jamaluddin AW, Mursalim MF. Efek ekstrak daun sirih (Piper betle L.) pada pengobatan scabies hewan ternak kambing kacang (Capra hircus). Ilmiah Farmasi. 2019;7(1):6–10. https://doi.org/10.26874/kjif.v7i1.170

Riptifah S, Handari T, Yamin M. Analisis faktor kejadian penyakit skabies di Pondok Pesantren An-Nur Ciseeng Bogor 2017. J Kedokteran dan Kesehatan. 2018;14(2):74–82.

Husni P, Putriana NA, Saputri FA. Pemberian pemahaman mengenai skabies dan upaya pencegahan skabies di Desa Cibeusi, Sumedang, Jawa Barat. J Pengabdian Kepada Masyarakat. 2018 Mar 4;2(3):240–3.

Roselina P. Kesehatan masyarakat di lingkungan lahan basah. 2019.

Downloads

Published

2025-02-28

How to Cite

1.
Sumaryani D, Rachmawati K. Pemberian Mandi Rendam Air Rebusan Daun Sirih (Piper Betle L) terhadap Kerusakan Integritas Kulit pada Keluarga Ny. S dengan Skabies: Studi Kasus. NPJ [Internet]. 2025 Feb. 28 [cited 2026 Oct. 4];7(1):67-79. Available from: https://nerspedia.ulm.ac.id/index.php/nerspedia/article/view/382

Issue

Section

Articles