Pemberian Kompres Daun Salam (Syzygium polyanthum) terhadap Kerusakan Integritas Kulit pada Keluarga By.R dengan Skabies: Studi Kasus
Keywords:
Daun Salam, Gatal, Kompres, Lahan Basah, SkabiesAbstract
Daerah lahan basah berisiko tinggi penyebaran penyakit menular seperti skabies. By.R mengalami skabies dengan keluhan gatal pada telapak kaki, lesi berlubang dan terkelupas. Daun salam (syzygium polyanthum) memiliki kandungan zat yang dapat memperbaiki integritas kulit. Penelitian ini menggambarkan intervensi kompres daun salam terhadap Kerusakan Integritas Kulit By.R dengan Skabies, yang dilakukan selama 7 hari, dengan durasi kompres 15 menit setiap harinya. Hasil evaluasi Integritas kulit By.R membaik, ditandai jumlah luka berkurang, inflamasi berkurang, hanya terdapat bekas luka pada tumit. Daun salam memiliki kandungan minyak atsiri, flavonoid, dan tannin yang berfungsi sebagai antimikroba, antiinflamasi dan antioksidan sehingga dapat mempercepat penyembuhan luka.
References
Annisa E, Fajar MDA, Salwa NM, Putri KZ M, Cahyani WN, Kornellia E. Analisis kondisi individu dan lingkungannya di pemukiman lahan basah pada delapan kota/kabupaten berbeda. 2021;2(3).
Achmadi EF. Manajemen penyakit berbasis wilayah. Jakarta: Rajawali Press; 2014.
Sarma AS, Mona L, Zainun Z. Hubungan tingkat pengetahuan dan personal hygiene terhadap kejadian skabies pada santri di Pondok Pesantren Dar El Iman Kota Padang. 2023;6(2).
Friedman M. Buku ajar keperawatan keluarga: riset, teori dan praktek. Jakarta: EGC; 2010.
Panghiyangani R, Lenie M, Husaini. Kesehatan masyarakat di lingkungan lahan basah. Purwokerto: CV IRDH; 2019. Available from: http://eprints.ulm.ac.id/id/eprint/7100
Mutiara H, Syailindra F. Skabies. J Majority. 2016;5(2):37–42.
World Health Organization. 2022. Available from: https://www.who.int
Sunarno JM, Hidayah AI. Gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku penderita skabies di wilayah kerja UPTD Puskesmas Pejawaran tahun 2021. Medsains. 2021;7(2).
Sanjiwani NMS, Sudiarsa IW. Sosialisasi pemanfaatan herbal drink daun salam sebagai pengobatan tradisional. 2021;22(2).
Harismah K, Chusniatun. Pemanfaatan daun salam (Eugenia polyantha) sebagai obat herbal dan rempah penyedap makanan. Warta LPM. 2016;19(2).
Hidayah C. Apotek hidup dan manfaatnya. Yogyakarta: Academia.edu; 2018.
Ningtiyas IF, Ramadhian MR. Efektivitas ekstrak daun salam untuk menurunkan kadar asam urat pada penderita artritis gout. Majority. 2016;5(3):105–10.
Yensasnidar, Marlinda. Efektivitas pemberian ekstrak daun salam (Eugenia polyantha) dibandingkan obat statin dalam penurunan kadar kolesterol total pada penderita hiperkolesterolemia di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kerinci Kanan. J Kesehatan Perintis. 2018;5(1).
Widiyanti A. Analisa kualitas air tambak Desa Kalangayar Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. 2017;8(1).
Heriyani F, Husodo AH, Saleh YD. Risk factors of the incidence of pulmonary tuberculosis in Banjarmasin City, Kalimantan, Indonesia. Int J Public Health Sci. 2013;2(1). doi:10.11591/ijphs.v2i1.1483.
Farihah U, Azizah R. Faktor sanitasi lingkungan yang berhubungan dengan skabies di Pondok Pesantren Qomaruddin Kabupaten Gresik. 2018;1(1).
Budiman H, Faqih M. Hubungan kebersihan perorangan dan kondisi fisik air dengan kejadian skabies di Desa Wombo Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala. 2018;1(3).
Handari SRT, Yamin M. Analisis faktor kejadian penyakit skabies di Pondok Pesantren An-Nur Ciseeng Bogor 2017. J Kedokteran dan Kesehatan. 2018;14(2).
Sulistiarini F, Porusia M, Asyfiradayati R, Halimah S. Hubungan faktor lingkungan fisik dan personal hygiene dengan kejadian skabies di pondok pesantren. J Kesehatan. 2022;15(2):137–50.
Rahmaniyah B, Rachmawati K. Penerapan kompres air rebusan daun sirih terhadap kerusakan integritas kulit pada keluarga An. A dengan skabies (studi kasus pada keluarga di Desa Sungai Alang Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan). Nerspedia. 2023;5(2):144–52.
Andiarna F, Hidayati I, Agustina E. Pendidikan kesehatan tentang penggunaan antibiotik secara tepat dan efektif sebagai upaya mengatasi resistensi obat. J Community Engagement and Employment. 2020;2(1).
Pura EA, Suradi K, Suryaningsih L. Pengaruh berbagai konsentrasi daun salam (Syzygium polyanthum) terhadap daya awet dan akseptabilitas pada karkas ayam broiler. 2018;15(2).
Dwinta E, Estiningsih D, Emelda, Nurinda E, Kusumawardani N, Fauzi R, Fatmawati A, Wulandari AS. Peningkatan pengetahuan dan kepedulian kesehatan masyarakat terhadap resistensi antimikroba dengan media komunikasi radio. 2021;1(1).
Wardoyo AV, Oktarlina RZ. Tingkat pengetahuan masyarakat terhadap obat analgesik pada swamedikasi untuk mengatasi nyeri akut. J Ilm Kesehatan Sandi Husada. 2019;10(2).
Rosales C, Uribe-Querol E. Phagocytosis: a fundamental process in immunity. 2017. doi:10.1155/2017/9042851.
Sabir. Identifikasi golongan flavonoid dalam propolis Trigona sp dari kabupaten Bulukamba Sulawesi Selatan yang digunakan pada perawatan kaping pulpa langsung. Maj Kedokteran Gigi (Dental Journal). 2003;Edisi Khusus.
Manuputty AG, Ilmu D, Kulit K. Laporan kasus skabies Norwegian pada anak dengan lupus nefritis. 2021;3:77–83.
Afifah A, Nugraha AW, Larassati DP. Aplikasi ekstrak kolagen sebagai minuman kolagen: sebuah tinjauan. J Agroindustri Pangan. 2023;2(2):28–43.
Sudirman TA. Uji efektivitas ekstrak daun salam (Eugenia polyantha) terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus secara in vitro. Makassar: Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Makassar; 2014.
Ginaris RP. Lotion antioksidan ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum Wight Walp.). J Kesehatan Tujuh Belas. 2020;2(1).
Haerani A, Chaerunisa AY, Subarnas A. Antioksidan untuk kulit. 2018;16(2).
Julianto S. Minyak atsiri bunga Indonesia. Yogyakarta: Deepublish; 2016.
Dharma KK. Metodologi penelitian keperawatan: panduan melaksanakan dan menerapkan hasil penelitian. Jakarta: Trans Info Media; 2011.

