Gambaran Tingkat Perilaku Merokok Remaja di SMP "X" Banjarbaru

Authors

  • Gilang Putra Ramadhan Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia, 70714
  • Dhian Ririn Lestari Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia, 70714
  • Devi Rahmayanti Program Studi Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Lambung Mangkurat, Jl. A. Yani Km. 36, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia, 70714

Keywords:

Merokok, Perilaku, Remaja

Abstract

Fenomena merokok pada remaja menjadi perhatian serius, khususnya dalam bidang kesehatan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan perilaku merokok siswa SMP “X” Banjarbaru. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 80 dari 406 siswa. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan data dianalisis secara univariat. Hasil menunjukkan 39 siswa tidak merokok, sementara 41 siswa merokok (ringan 33 siswa, sedang 7 siswa, berat 1 siswa). Perempuan perokok terdiri dari kategori ringan (11 orang) dan sedang (1 orang). Keingintahuan tinggi terhadap rokok menjadi pemicu awal perilaku merokok dan kesulitan berhenti.

References

Alamsyah RM. Faktor-faktor yang mempengaruhi kebiasaan merokok dan hubungannya dengan status penyakit periodontal remaja di Kota Medan tahun 2007 [Tesis]. Medan: Universitas Sumatera Utara; 2009.

Astuti K. Studi meta analisis peran kelompok sebaya terhadap perilaku berisiko kesehatan pada remaja. Insight. 2004;2(2):55–64.

Baron RA, Byrne D. Social psychology. New York: Allyn and Bacon; 2005.

Brooker C. Ensiklopedia keperawatan. Jakarta: EGC; 2014.

Dadan, Humaedi MS. Kenakalan remaja dan penanganannya. Penelitian dan PPM. 2017;4:129–389.

Diah. Analisis lingkungan sosial terhadap perilaku merokok remaja di Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang Madura. J Manaj Kesehatan Yayasan RS Dr Soetomo. 2016;2(1):43. https://doi.org/10.29241/jmk.v2i1.50

Finkelstein J. Neck and arm pain-related symptoms: cervical disc disease. Toronto: Department of Surgery, University of Toronto; 2016.

Leventhal H, Cleary PD. The smoking problem: a review of the research and theory in behavioral risk modification. Psychol Bull. 1980;80(2):370–405.

Lukita. Hubungan pola pikir pesimisme dengan resiko depresi pada remaja. Nursing News. 2017;4(1).

Latifa R. Hubungan persepsi picture health warning pada bungkus rokok dengan perilaku merokok pada siswa SMP X Yogyakarta [Skripsi]. Semarang: Universitas Muhammadiyah Semarang; 2016.

Sadock BJ, Kaplan HI, Grebb JA. Sinopsis psikiatri. Jilid 1. Jakarta: Binarupa Aksara; 2010. p.91–8.

Sismanto. Persepsi bahaya merokok bagi kesehatan pada mahasiswa Prodi PGSD Universitas Muhammadiyah Surakarta [Laporan Penelitian]; 2019.

Suryantisa I. Tembakau di Indonesia: situasi umum konsumsi tembakau di Indonesia. 2018;(ISSN 2442-7659):6–7.

Sutha DW. Analisis lingkungan sosial terhadap perilaku merokok remaja di Kecamatan Pangarengan Kabupaten Sampang Madura. J Manaj Kesehatan Yayasan RS Dr Soetomo. 2016;2(1):43.

Wijayanti E, Dewi C, Rifqatussa. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku merokok pada remaja Kampung Bojong Rawalele, Jatimakmur, Bekasi. Glob Med Health Commun. 2017;5(3):194–8.

Downloads

Published

2025-02-28

How to Cite

1.
Ramadhan GP, Lestari DR, Rahmayanti D. Gambaran Tingkat Perilaku Merokok Remaja di SMP "X" Banjarbaru. NPJ [Internet]. 2025 Feb. 28 [cited 2026 Oct. 4];7(1):1-5. Available from: https://nerspedia.ulm.ac.id/index.php/nerspedia/article/view/372

Issue

Section

Articles