Asuhan Keperawatan pada Ny. X dengan Diagnosis Diabetes Melitus Melalui Intervensi Efektivitas Terapi Air Putih
Abstract
Diabetes mellitus adalah gangguan metabolisme dengan peningkatan gula darah. Terapi air efektif dalam pengobatan diabetes. Penelitian ini bertujuan menerapkan asuhan keperawatan terapi air putih pada Ny. X (56 tahun) dengan diabetes tipe 2 di Desa Awang Bangkal Barat. Metode studi kasus menggunakan Model Gordon, wawancara, observasi, dan pemeriksaan fisik. Data awal: tekanan darah 206/115 mmHg, glukosa ±500 mg/dL. Diagnosis: Risiko Ketidakstabilan Glukosa Darah. Intervensi diet air putih dilakukan dua minggu. Setelah hidroterapi, hasil GDS menjadi ±108 mg/dL.
References
Kusnanto K, Sundari PM, Asmoro CP, Arifin H. Hubungan tingkat pengetahuan dan diabetes self-management dengan tingkat stres pasien diabetes melitus yang menjalani diet. J Keperawatan Indones. 2019;22(1):31-42.
Yosmar R, Almasdy D, Rahma F. Survei risiko penyakit diabetes melitus terhadap kesehatan masyarakat Kota Padang. J Sains Farm Klin. 2018;5(1):134-41.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Tetap produktif, cegah dan atasi diabetes melitus. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI; 2020.
Elmatris Sy, Afrianti E, Bahri N, Yuniarti. Efek hidroterapi pada penurunan kadar gula darah sesaat (KGDS) terhadap penderita diabetes melitus tipe 2. Maj Kedokt Andalas. 2012;36(2).
Jahidin A, Fitriani L, Wahab M. Pengaruh terapi minum air putih terhadap penurunan kadar gula darah sewaktu (GDS) pada pasien diabetes mellitus tipe II. Bina Generasi (J Kesehat). 2019;11(1).

