Intervensi Inhalasi Sederhana Essential Oil Mentha piperita pada Penderita TB Paru dengan Diagnosis Keperawatan Ketidakefektifan Pola Napas
Keywords:
Tuberculosis, Simple Inhalation, Essential Oil, Mint LeafAbstract
Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) adalah penyakit dari Mycobacterium tuberculosis yang kasusnya terus meningkat. Terapi sesak napas pada TB Paru diatasi dengan inhalasi sederhana Mentha piperita. Tujuan: Untuk menggambarkan intervensi inhalasi sederhana essential oil Mentha piperita pada penderita TB Paru. Metode: Rancangan penelitian case study pasien tuberkulosis paru di Desa Awang Bangkal Barat. Penelitian dilakukan dari pengambilan data, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Hasil dan Pembahasan: Didapatkan penurunan RR dan derajat sesak napas ATS, serta peningkatan SpO2. Mentol dalam minyak esensial peppermint memiliki anti-inflamasi dapat membuka saluran pernapasan. Kesimpulan: Terdapat penurunan sesak napas melalui intervesi inhalasi sederhana menggunakan essential oil Mentha piperita.
References
LPPM ULM. Rencana Induk Penelitian 2020-2024. Banjarmasin: Universitas Lambung Mangkurat; 2020.
LPPM ULM. Rencana Strategi Pengabdian Pada Masyarakat [Internet]. Banjarmasin: Universitas Lambung Mangkurat; 2020. Available from: http://lppm.ulm.ac.id/id/wp-content/uploads/2021/03/RENSTRA-ABDIMAS_LPPM-ULM-2020-2024-fix-1.pdf
Arifin S, Muhyi R, Setyaningrum R, Rahman F, Marlinae L. Development Indicators TB Pulmonary Disease Healing Wetland in the City Banjarmasin (Study of Swallowing Drug Assistance Program Supervisor at Family Core Dots). Adv Res J Multi-Disciplinary Discov. 2017;8(1):15–23.
Panghiyangani R, Lenie M, Husaini. Kesehatan Masyarakat Di Lingkungan Lahan Basah [Internet]. Kesehatan Masyarakat Di Lingkungan Lahan Basah. Purwokerto: CV IRDH; 2019. Available from: http://eprints.ulm.ac.id/id/eprint/7100
Presiden RI. Peraturan Presiden RI No.67 tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis. No. 67 Tahun 2021 2021 p. 107.
WHO. Tuberculosis. 2021.
Kemenkes RI. Dashboard TB [Internet]. 2022. Available from: https://tbindonesia.or.id/pustaka-tbc/dashboard-tb/
Mandeka F, Najmah, Flora R. Faktor Risiko Penyakit TB Paru pada Pekerja Tambang Emas Tradisional. J Kesehat. 2022;13(1):125–30.
Harizon, Isnaeni LMA, Lestari RR. Hubungan Kesehatan Lingkungan Rumah terhadap Kejadian TB Paru di UPT BLUD Puskesmas Tambang. J Kesehat Tambusai [Internet]. 2021;2(4):119–28. Available from: https://data.kalselprov.go.id/dataset/data/1411/column/y
Indriyani N, Istiqomah N, Anwar MC. Hubungan Tingkat Kelembaban Rumah Tinggal Dengan Kejadian Tuberkulosis Paru Di Wilayah Kecamatan Tulis Kabupaten Batang. Unnes J Public Heal. 2016;5(3):214–20.
Lestari Muslimah DD. Physical Environmental Factors and Its Association with the Existence of Mycobacterium Tuberculosis: A Study in The Working Region of Perak Timur Public Health Center. J Kesehat Lingkung. 2019;11(1):26.
Perhimpunan Dokter Paru Indonesia. Tuberkulosis : Pedoman Diagnosis dan Penatalaksanaan di Indonesia. Revisi 2. Jakarta: Perhimpunan Dokter Paru Indonesia; 2021.
Amiar W, Setiyono E. Efektivitas Pemberian Teknik Pernafasan Pursed Lips Breathing Dan Posisi Semi Fowler Terhadap Peningkatan Saturasi Oksigen Pada Pasien TB Paru. Indones J Nurs Sci Pract [Internet]. 2020;3(1):7–13. Available from: file:///C:/Users/HP/Downloads/6784-16891-1-PB.pdf
Silitonga H, Betti C, Sihombing T, Simangunsong I, Kaban K. Pengaruh Inhalasi Sederhana Menggunakan Daun Mint (Menthe Piperita) Terhadap Penurunan Sesak Napas Pada Penderita TB Paru Di Lingkungan UPT Puskesmas Tandang Buhit Balige. Manuju Malahayati Nurs J. 2020;2:632–40.
Hutabarat V, Sitepu SA, Sinambela M. Pengaruh Inhalasi Sederhana Menggunakan Aromaterapi Daun Mint ( Mentha Piperita ) Terhadap Penurunan Sesak Nafas Pada Pasien Tubercolosis Paru Di Puskesmas. J Penelit Kebidanan Kespro. 2019;2(1):11–6.
Ichsan M, Irawati L, Caroline L, Sunusi M. Literature Review : Aromaterapi Daun Mint Efektif Dalam Menurunkan Sesak Napas Pada Pasien TB Paru. Madago Nurs J. 2022;3(2):35–42.
Amelia S, Oktorina R, Astuti N. Aromaterapi Peppermint Terhadap Masalah Keperawatan Ketidakefektifan Bersihan Jalan Nafas Anak Dengan Bronkopneumonia. REAL Nurs J. 2018;1(2).
Setianto D, Indhit TU, Ayubbana S. Pengaruh Aromaterapi Essential Oil Pappermint Terhadap Penurunan Respiratory Rate Pada Pasien Tuberkulosis Paru. J Cendikia. 2021;1(2):223–30.
Kementerian Pertanian. Budidaya Tanaman Mentha. Jakarta: Kementerian Pertanian RI; 2013.
Heriyani F, Husodo AH, Djam′an Saleh Y. Risk Factors of the Incidence of Pulmonary Tuberculosis in Banjarmasin City, Kalimantan, Indonesia. Int J Public Heal Sci. 2013;2(1).
Pratama BY, Budiarti LY, Lestari DR. Karakteristik Lingkungan Fisik Rumah Dengan Kejadian TB Paru. Dunia Keperawatan J Keperawatan dan Kesehat. 2013;01(01):16–23.
Isra Miharti. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Pamenang Tahun 2021. SEHATMAS J Ilm Kesehat Masy. 2022;1(3):301–8.
Menteri Kesehatan RI. Peraturan Mentri Kesehatan Indonesia No 1077/Menkes/PER/2011 tentang Pedoman Penyehatan Udara dalam Ruang Rumah. No.1077/Menkes/PER/2011 Indonesia; 2011.
Syahputri E, Abdullah A, Ismail N. Faktor Terjadinya Penularan TB Kontak Serumah Di Kabupaten Aceh Besar. JUKEMA (Jurnal Kesehat Masy Aceh). 2020;6(2):88–94.
Mariana D, Chairani M. Kepadatan Hunian, Ventilasi Dan Pencahayaan Terhadap Kejadian TB Paru Di Wilayah Kerja Puskesmas Binanga Kabupaten Mamuju Sulawesi Barat. J Kesehat Manarang. 2017;3(2):75.
Sutisna A. Metode Penelitian Kualitatif Bidang Pendidikan [Internet]. UNJ Press. Jakarta: Universitas Negeri Jakarta; 2018. Available from: https://books.google.co.id/books?id=Z_UfEAAAQBAJ&pg=PA75&lpg=PA75&dq=berorientasi+pada+pengidentifikasian+fenomena+yang+diteliti&source=bl&ots=ga-HLJrEjg&sig=ACfU3U1cxwy9ib1n8NLF6bKSQIPJmBXQsQ&hl=id&sa=X&ved=2ahUKEwiti4qxh8nzAhWYAHIKHRaDBDI4ChDoAXoECCcQAw

