Faktor Determinan Pengimplementasian Informed Consent di Rumah Sakit: Literature Review
Keywords:
Informed Consent, Patient, HospitalAbstract
Proses asuhan di rumah sakit banyak melibatkan tindakan invasif yang memerlukan informed consent (IC). Tujuan peneletian mengetahui faktor determinan dalam pengimplementasian informed consent di rumah sakit. Penelitian literature review dari metode kuantitatif dengan cross sectional dan kualitatif. Menggunakan empat data base: Google Scholar, Pubmed, Portal Garuda dan Science Direct. Hasil menunjukkan 10 artikel yaitu pengetahuan, evaluator, sarana dan prasarana, kesadaran, sosialisasi, SOP belum maksimal, hubungan kemitraan, keterbatasan waktu dan kesibukan, keterbatasan SDM, komunikasi, ketergantungan, reward dan punishment, prioritas IC, tidak adanya tindak lanjut dan analisis IC, keterlamabatan pengembalian dokumen rekam medis, belum adanya SK pendelegasian IC, gaya kepemimpinan, dan sikap.
References
KARS. Standar Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) edisi 1.1. Jakarta: KARS; 2019.
Permenkes. Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 290/Menkes/Iii/2008 Tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran. Jakarta: Kemenkes RI; 2008. Available from: http://www.kki.go.id/assets/data/arsip/Permenkes_No._290_Tahun_2009_tentang_Persetujuan_Tindakan_Kedokteran_.pdf
Nasrabadi AN, Shali M. Informed consent: a complex process in Iran’s nursing practice. Korean Academy of Nursing Administration. 2017 June;23(3):223-228. Available from: https://doi.org/10.11111/jkana.2017.23.3.223
Sari TP, Jepisah D. Hubungan kelengkapan informasi dengan pemahaman tentang persetujuan tindakan medis di rumah sakit umum kelas c se-kota Pekanbaru. Menara Ilmu. 1 Januari 2019;13(1). Available from: https://www.jurnal.umsb.ac.id/index.php/menarailmu/article/viewFile/1176/1031
Samino. Analisis pelaksanaan informed consent. Jurnal Kesehatan. 1 April 2014;5(1):71-78. Available from: http://dx.doi.org/10.26630/jk.v5i1.69
Herfiyanti L. Kelengkapan informed consent tindakan bedah menunjang akreditasi JCI standar HPK 6 pasien orthopedi. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia. 2 Oktober 2015;3(1). Available from: http://dx.doi.org/10.33560/.v3i2.89
Warouw H. Hubungan pengetahuan dengan pelaksanaan persetujuan setelah penjelasan (informed consent) pada pasien di IRDB BLU RSUP Prof Dr R.D Kandou. Jurnal Ilmiah Perawat Manado (Juiperdo). 2013;2(1). Available from: https://doi.org/10.47718/jpd.v2i1.146
Gewang GA. Hubungan tingkat pengetahuan keluarga pasien terhadap tindakan pengambilan keputusan informed consent di RS Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung periode april 2016. Jurnal Medika Malahayati. 2016;3(1):44-49. Available from: http://ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/medika/article/view/1998
Sulistiyowati MA. Pelaksanaan advokasi perawat dalam informed consent di rumah sakit Islam Sultan Agung Semarang. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan. 2016;8(2). Available from: http://ejournal.stikestelogorejo.ac.id/index.php/jikk/article/view/356
Satiti, Y.R., Susilo, H. 2015. Penyampaian Informasi oleh Perawat dalam Persetujuan Tindakan Medis di Rumah Sakit: Permasalahan dan Solusi. Jurnal Kedokteran Brawijaya. 28. (Suppl. 2). Available from: http://dx.doi.org/10.21776/ub.jkb.2015.028.02.10
Meyyulinar H. Analisis faktor-faktor penyebab ketidaklengkapan informed consent pada kasus bedah di rumah sakit Al Marinir Cilandak. Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia. 1 April 2019;3(1). Available from: https://doi.org/10.52643/marsi.v3i1.383
Johariyah A, Mariati T. Efektivitas penyuluhan kesehatan reproduksi remaja dengan pemberian modul terhadap perubahan pengetahuan remaja. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr.Soetomo. 1 April 2018;4(1):38-46. Available from: http://dx.doi.org/10.29241/jmk.v4i1.100
Notoadmodjo S. Promosi kesehatan dan prilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta;2012.
Anggeria E, Maria. Hubungan supervisi dengan pelaksanaan asuhan keperawatan di ruang rawat inap lantai 10 rumah sakit umum Royal Prima Medan tahun 2017. Jurnal JUMANTIK. 2 Nov 2018;3(2). Available from: http://dx.doi.org/10.30829/jumantik.v3i2.1939
Susanto DP, Pratama BS, Hariyanto T. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemahaman pasien terhadap informed consent di rumah sakit. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia. Agust 2017;5(2). Available from: https://doi.org/10.14710/jmki.5.2.2017.73-81
Basalamah J, Pramukti A, Basalamah A. Kemampuan komitmen dan sarana prasarana terhadap kinerja pegawai rumah sakit. CESJ : Center of Economic Student Journal. Apr 2019;2(2). Available from: https://mail.jurnal.fe.umi.ac.id/index.php/CESJ/article/view/400
Samiyah M. Pengembangan program patient safety berdasarkan standar six goal international patient safety di rumah sakit onkologi Surabaya. Jurnal Administrasi Kebijakan Kesehatan. Mei-Agust 2012;10(2):73–78. Available from: http://www.journal.unair.ac.id/filerPDF/akk131a6af53dfull.pdf
Limbong K. Hubungan kesadaran individu dengan penerapan patient safety di rumah sakit umum daerah S. K. Lerik Kupang. Jurnal Info Kesehatan. Juni 2018;16(1):59-65. Available from: https://doi.org/10.31965/infokes.Vol16.Iss1.169
Wahyuni N, Sugiarti I. Implementasi pengisian formulir informed consent kasus bedah umum sebagai salah satu bukti transaksi terapeutik di RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Tahun 2017. Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia. Okt 2017;5(2). Available from: http://dx.doi.org/10.33560/jmiki.v5i2.157
Nasution N. Sosialisasi kelengkapan dokumen rekam medis rawat jalan di puskesmas Andalas Kota Padang. Logista-Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat. 2020;4(1):129-133. Available from: https://doi.org/10.25077/logista.4.1.129-133.2020
Taufiq AR. Penerapan standar operasional prosedur (SOP) dan akuntabilitas kinerja rumah sakit. Profita: Komunikasi Ilmiah Akuntansi dan Perpajakan. Apr 2019;12(1). Available from: https://pdfs.semanticscholar.org/7713/cad0ee71ce0f42caa1afe53fb12ae046a2b6.pdf
Hardin. Faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik kolaborasi perawat-dokter di RSUD Sawerigading Palopo dan RSUD Andi Djemma Masamba. Jurnal Fenomena Kesehatan. Mei 2019;2(1):155-164. Available from: https://stikeskjp-palopo.e-journal.id/JFK/article/view/81
Afidah EN, Sulisno M. Gambaran pelaksanaan peran advokat perawat di rumah sakit negeri di Kabupaten Semarang. Jurnal Managemen Keperawatan. Nov 2013;(1)2:124-130. Available from: https://jurnal.unimus.ac.id/index.php/JMK/article/view/1008
Salamate, G. A., Rattu, A., Pangemanan, J. 2014. Analisis Perencanaan Sumber Daya Manusia Kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Tenggara. JIKMU. 4. (Suppl. 4). Available from: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jikmu/article/view/7683
Justisiani EI. Persepsi masyarakat tentang bentuk komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal pada pelayanan rumah sakit umum daerah Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. eJournal Ilmu Komunikasi. 2014;2(3):193-206. Available from: https://ejournal.ilkom.fisip-unmul.ac.id/site/wp-content/uploads/2014/08/Jurnal%20(08-25-14-04-32-18).pdf
Azka F, Firdaus DF, Kurniadewi E. Kecemasan sosial dan ketergantungan media sosial pada mahasiswa. PSYMPATHIC: Jurnal Ilmiah Psikologi. Des 2018;5(2):201-210. Available from: https://doi.org/10.15575/psy.v5i2.3315
Agustinah N, Agushybana F, Suryawati C. Hubungan motivasi, pelatihan, lingkungan kerja, reward dan punishment, beban kerja, serta kompensasi dengan kinerja DPJP dalam melaksanakan clinical document improvement. Jurnal Kesehatan Vokasional. Feb 2020;5(1). Available from: https://doi.org/10.22146/jkesvo.52466
Fauziah SM, Rumana NA, Dewi DR., Indaw L. Kinerja petugas rekam medis di rumah sakit Bhakti Mulia Tahun 2019. Indonesian of Health Information Management Journal. Des 2020;8(2):53-58. Available from: https://inohim.esaunggul.ac.id/index.php/INO/article/view/205
Mirfat S, Andadari N, Indah YN. Faktor penyebab keterlambatan pengembalian dokumen rekam medis di RS X Kabupaten Kediri. JMMR (Jurnal Medicoeticolegal dan Manajemen Rumah Sakit). Juli 2017;6(2):174-186. Available from: 10.18196/jmmr.6140
Jaya M. Kewenangan perawat dalam memberikan tindakan injeksi streptomisin di puskesmas dihubungkan dengan peraturan menteri kesehatan nomor 39 tahun 2016 tentang pedoman penyelenggaraan program Indonesia sehat dengan pendekatan keluarga. AKTUALITA. Des 2019;2(2):517-543. Available from: https://doi.org/10.29313/aktualita.v2i2.4990
Septiyanti, Gusnilawati, Elly N. Faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan informed consent di ruang rawat inap RSUD Dr M.Yunus Bengkulu Tahun 2011. Jurnal Media Kesehatan. Juni 2012;5(1):01-100. Available from: https://jurnal.poltekkes-kemenkes-bengkulu.ac.id/cgi-sys/suspendedpage.cgi
Isneini. Hubungan gaya kepemimpinan kepala ruang dengan kualitas dokumentasi keperawatan di rumah sakit umum 2017. Idea Nursing Journal. 2017;8(1). Available from: https://doi.org/10.52199/inj.v8i1.8699
Wiliana E, Vidryanggi R, Ajeng A. Hubungan gaya kepemimpinan kepala ruangan dengan kepuasan kerja perawat di RSU Kabupaten Tangerang. Jurnal JKFT: Universitas Muhamadiyah Tangerang. 2020;5(1):23-31. Available from: http://dx.doi.org/10.31000/jkft.v1i1.2745
Pertiwiwati E, Subekti NA, Setiawan H. Hubungan antara sikap perawat dengan pelaksanaan informed consent di RSUD Ratu Zalecha Martapura. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan. Des 2014;2(2):24-31. Available from: http://dx.doi.org/10.20527/dk.v2i2.3088
Bawelle SC, Sinolungan J, Hamel R. Hubungan pengetahuan dan sikap perawat dengan pelaksanaaan keselamatan pasien (patient safety) di ruang rawat inap RSUD Liun Kendage Tahuna. Ejournal Keperawatan (E-Kp). Agust 2013;1(1). Available from: https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jkp/article/view/2237
Sani FN. Hubungan tingkat pengetahuan sehat-sakit dengan sikap mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta tentang perilaku hidup bersih dan sehat. Jurnal KesMaDaSKa. Juli 2011;2(2):12-18. Available from: http://jurnal.ukh.ac.id/index.php/JK/article/view/3

