Asuhan Keperawatan Pada Ny. R Dengan Hipertensi Melalui Intervensi Pemberian Jus Pepaya (Carica Papaya) di Desa Sungai Batang Ilir Kabupaten Banjar
Keywords:
Hipertensi, Jus Pepaya, Tekanan DarahAbstract
Penyakit yang paling banyak diderita oleh warga Desa Sungai Batang Ilir yaitu Hipertensi dan menduduki urutan pertama dari 10 penyakit yang paling banyak di derita oleh lansia. Salah satu terapi non farmakologi yaitu meningkatkan konsumsi buah dan sayur seperti buah pepaya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan asuhan keperawatan pada Ny.R yang mengalami masalah hipertensi. Penelitian ini berupa laporan studi kasus yang dilakukan dari tanggal 23 - 29 Mei 2022. Pemberian jus pepaya rutin sekali sehari dalam 5 hari setiap sebelum makan siang mampu menurunkan tekanan darah pada Ny R.
References
Tambunan, dkk. Hipertensi (Si Pembunuh Senyap). Medan : CV. Pusdikra Mitra Jaya; 2021.
Kementerian Kesehatan RI . Laporan Riskesdas 2018. Jakarta : Badan Litbangkes Kemenkes; 2019.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. Satu Data Banua. Dinas Komunikasi Dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan. 2021 Diakses Pada Mei 2022. https://data.kalselprov.go.id/dataset/data/1047/column/y
Ramadhini & Suryati. Hubungan Kebiasaan Konsumsi Makanan Asin Dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Desa Labuhan Labo Kota Padangsidimpuan Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia. 2018; 3(2): 29-37.
Sarumaha, EK. Faktor Risiko yang Mempengaruhi Kejadian Hipertensi Pada Usia Dewasa Muda di UPTD Puskesmas Perawatan Plus Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan. Institut Kesehatan Helvetia. 2018.
Adam, L & Aswad, A. Pemberian Jus Carica Papaya Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi. Jambura Health and Sport Journal . 2020; 2(2) :61-67.
Kurniawan ST , Saelan & Faradisi F. Pengaruh Jus Pepaya Dan Akupresur Terhadap Tekanan Darah Pasien Hipertensi. Jurnal Keperawatan Notokusumo. 2021; 9(1):33-40.
Denny, I. Super Foods. Jogjakarta: Flashbooks; 2012.
Agustina, R, Chasanah, SCS & Faridah, I. Pengaruh Pemberian Jus Pepaya (Carica Papaya) Terhadap Penurunan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Di Kelurahan Pasir Ampo Tahun 2021. Nusantara Hasana Journal. 2022; 1(8):136-140.
Saputra MWRA. Pengaruh Pemberian Jus Pepaya Dan Jus Semangka Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Posyandu Lansia Desa Dawungan Kecamatan Paron Kabupaten Ngawi. Skripsi bhakti husada mulia madiun. 2020.
Fitriani, Marlina, Y., Roziana, & Yulianda, H. Gambaran Asupan Natrium, Lemak dan Serat pada Penderita Hipertensi di Kelurahan Tanjung Gading Kecamatan Pasir Penyu Kabupaten Indragiri Hulu. Jurnal Proteksi Kesehatan. 2018;7(1).
Kusnanto. Modul Pembelajaran: Pemenuhan Kebutuhan Cairan dan Elektrolit. Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga; 2016.
Suciati, S & Rustiana, E. Pemeriksaan Tekanan Darah Dan Konseling Tentang Hipertensi Dan Komplikasinya Pada Lansia Di Desa Kromasan Kabupaten Tulungagung. JANITA (Jurnal Pengabdian Masyarakat Universitas Tulungagung).2021; 1(1).
Idrus, NI, Ansariadi, Ansar, J. Determinan Pemeriksaan Rutin Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Massenga Kabupaten Polewali Mandar. Departemen Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin.2018.
Nuraeni E. Hubungan Usia Dan Jenis Kelamin Beresiko Dengan Kejadian Hipertensi Di Klinik X Kota Tangerang. Jurnal JKFT: Universitas Muhamadiyah Tangerang. 2019; 4 (1).
Yulianti, RS. Pengaruh Pemberian Jus Pepaya Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi DI RT/RW 02/05 Kelurahan Pondok Kacang Timur Tahun 2016. Jurnal Kesehatan STIKes IMC Bintaro. 2016.
Figueroa A., Sanchez-Gonzalez M.A., Perkins-Veazia P.M., Arjmandi H.B. Effects of Watermelon Supplementation on Aortic Blood Pressure and Wave Reflection in Individuals With Prehypertension, A Pilot Study. American Journal of Hypertension. 2010; 14(2).
Kowalski, R. Terapi Hipertensi: Program 8 minggu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi. Alih Bahasa: Rani Ekawati. Bandung :Qanita Mizan Pustaka; 2010.
Jain, R. Pengobatan alternative untuk mengatasi tekanan darah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama; 2011.

