Asuhan Keperawatan Pada Ny. K Dengan Mual (Morning Sickness) Melalui Intervensi Pemberian Aromaterapi Jahe (Ginger Oil) Pada Ibu Hamil Di Desa Sungai Rangas Ulu Kecamatan Martapura Barat
Keywords:
Aromaterapi Jahe, Morning SicknessAbstract
Latar Belakang: selama masa kehamilan terdapat perubahan pada ibu hamil dapat menimbulkan ketidaknyamanan, salah satunya mual. Mual pada ibu hamil yang tidak ditangani secara tepat dapat berlanjut menjadi hiperemesis gravidarum berdampak pada janin dan ibu, sehingga perlu dilakukan upaya mengatasi mual selama masa kehamilan melalui aromaterapi jahe.
Tujuan: Menerapkan asuhan keperawatan melalui pemberian aromaterapi jahe untuk mengurangi mual pada ibu hamil.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus.
Hasil & Pembahasan: terdapat pengaruh pemberian aromaterapi jahe pada Ny.K ditandai adanya penurunan rasa mual menjadi tidak ada saat dilakukan evaluasi kembali.
Kesimpulan: aromaterapi jahe efektif dalam menurunkan mual pada ibu hamil
References
Intan M & Koestoro L (2018) “Lahan Basah dan Arkeologi Nusantara,” 11(22) 1–1.
Universitas Lambung Mangkurat (2016) “Rencana Induk Penelitian 2020-2024.”
Kurnia Herni (2019) “Pengaruh Pemberian Aromatherapi Jahe terhadap Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I,” 11(1), hal. 44–51.
Martina Ekacahyaningtyas, Dita Kuncoro Murti, A. P. N. (2022) “Aromaterapi Ginger Oil Untuk Menurunkan Derajat Morning Sickness Pada Ibu Hamil Trimester I,” 3(1), hal. 1–5.
Intan MKoestoro L (2018) “Lahan Basah dan Arkeologi Nusantara,” 11(22) 1–1.
Tasya Hani Fatwa (2020) “Pengaruh Rebusan Jahe Terhadap Keluhan Mual Muntah Ibu Hamil,” 02(01), hal. 218–223.
Patonah, S., S, D. A. dan S, L. M. (2021) “Gambaran Kejadian Morning Sickness Pada Ibu Hamil Primigravida di Wilayah Kerja PuskesmasTemayang Kabupaten Bojonegoro Tahun 2020,” Asuhan Kesehatan, 12(2), hal. 24–27
Qonita Fauziah, Puji Astuti Wiratmo, A. S. (2019) “Hubungan Status Gravida Terhadap Tingkat Keparahan The Relationship Between Gravida Status And Nausea,” 1, hal. 160–166.
Ursula Orcena Mau Soa, Rizky Amelia, D. A. O. (2018) “Perbandingan efektivitas pemberian rebusan jahe merah dan daun mint dengan jeruk nipis dan madu terhadap mual muntah pada ibu hamil trimester i di puskesmas waepana, ngada, ntt.,” 8(2), hal. 157–167.
Falenzah, J., Utami, S. dan Herlina (2020) “Efektivitas Aromaterapi Minyak Ketumbar (Coriander Essensial Oil) Terhadap Intensitas Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I,” hal. 7–15.
Data Rigester KIA Puskesmas Martapura Barat, 2021
Carolin, B. T. dan Ummah, A. H. (2019) “Pengaruh Pemberian Aromaterapi Ginger Oil ( Zingiber officinale ) Terhadap Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester I Di Klinik Makmur Jaya Tahun 2019,” 7, hal. 1–5.Yunis, Ningsih & Oktavia, 2021
Kartikasari, R. I. et al. (tanpa tanggal) “Pengaruh aromaterapi ginger oil terhadap penurunan emesis gravidarum di polindes desa Centini kecamatan Laren kabupaten Lamongan,” 03, hal. 102–110.Yunis, S., Ningsih, M. P. dan Oktavia, N. S. (2021) “Pengaruh Aromaterapi Campuran Ekstrak Jahe ( Zingiber Officinale ) dan Lemon ( Citrus Limon ) Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Padang,” 5(1), hal. 53–59.
Yunis, S., Ningsih, M. P. dan Oktavia, N. S. (2021) “Pengaruh Aromaterapi Campuran Ekstrak Jahe ( Zingiber Officinale ) dan Lemon ( Citrus Limon ) Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum pada Ibu Hamil Trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Pauh Padang,” 5(1), hal. 53–59.
Tim Penyusun Rencana Induk Penelitian ULM. (2020). Rencana Induk Penelitian 2020-2024 .Banjarmasin.Indonesia

