Aplikasi Media Power Point dan Booklet dalam Pendidikan Kesehatan pada Tn. S dan Keluarga dengan Faktor Risiko Kegawatdaruratan Kardiovaskular

Authors

  • Nurfiqri Ilham Zulfiqar Universitas Lambung Mangkurat
  • Abdurahman Wahid Universitas Lambung Mangkurat

Keywords:

Cardiovascular, ACS, Health Education, Power Point, Booklet

Abstract

Latar Belakang : Acute Coronary Syndrome (ACS) adalah penyebab utama kematian di Asia-Pasifik, termasuk Indonesia. ACS harus ditangani dalam waktu <120 menit, kebanyakan masyarakat menunda ke rumah sakit sehingga terjadi perlambatan prehospital. Maka perlu dilakukan pendidikan kesehatan untuk meningkatkan respon dan deteksi dini terhadap tanda gejala ACS agar mengurangi dampak perlambatan prehospital.
Tujuan : Memberikan asuhan keperawatan yang komperhensif pada pasien dan keluarga dengan faktor risiko ACS.
Metode : Pengkajian dilakukan menggunakan WHO CVD Risk Non-Laboratory-Based Charts, dan ACS Response Index, dengan intervensi berupa pendidikan kesehatan menggunakan media power point dan booklet sebanyak 6 kali pertemuan.
Hasil dan Pembahasan : Risiko pasien menderita CVD yaitu sebesar 15%. Peningkatan pengetahuan Tn. S sebanyak 28.5% , dan Ny. M sebanyak 27.5% dari 21 pertanyaan.
Kesimpulan : Terjadi peningkatan pengetahuan tentang respon dan deteksi dini tanda & gejala ACS serta perubahan perilaku terkait penerapan gaya hidup sehat pada pasien dan keluarga.

References

Yulianti, N. T., Kosasih, C. E., & Emaliyawati, E. (2012). Gambaran Kualitas Hidup Pasien Acute Coronary Syndrome di Poliklinik Jantung Rumah Sakit Al Islam Bandung. Students e-Journals, 1-14.

Riset Kesehatan Dasar. (2013). Hipertensi di Indonesia berdasarkan Riskesdas . Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia

Halimuddin. (2016). Tekanan Darah dengan Kejadian Infark Pasien Acute Coronary Syndrome. Idea Nursing Journal, 30-36.

Wahid, A. et al. (2021) „Assessment of Risk and Emergency Knowledge Level –Cardiovascular Emergencies in Rural Communities Sungai Nagara, Margasari Village, Tapin, South Kalimantan. Journal of Nursing Practice. 4(2), pp. 196–203.

Rawasiah, A. B., Wahiduddin, & Rismayanti. (2014). Hubungan Faktor Konsumsi Makanan dengan Kejadian Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Pattingallong. Hasanuddin University Repository, 1-9.

Rubenstein, David, dkk. 2007. Lecture Notes Kedokteran Klinis. Dialih bahasakan oleh Annisa Rahmalia. Jakarta : Erlangga.

PERKI. (2015). Pedoman Tatalaksana Sindrom Koroner Akut. Jakarta: Centra Communications.

Lyrizky, N., Safri, & Lita. (2020). Analisis Tindakan Keluarga dalam Menangani Pasien Acute Coronary Syndrome (ACS) Pre Hospital. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 1-13.

Kronick, Steven L., et. al. (2015). Part 4: System of Care and Continuous Quality Improvement. Circulation. 132 (18);S397-S413.

Prasatya, A. (2017). Penguatan Rantai Survival Pasien STEMI. Medica Majapahit, 59-70.

Mooney, M., et. al. (2012) A Review of Interventions Aimed at Reducing Prehospital Delay Time in Acute Coronary Syndrome: What Has Worked and Why?. National Library of Medicine. 11(4);445-53.

Gusya, W., Peristiowati, Y., & Ambarika, R. (2020). Pemberian Pendidikan Kesehatan dalam Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Prehospital Delay Time Sindrom Koroner Akut pada Kelompok Risiko Tinggi Kelurahan Tosaren. Journal of Health Science Community.

Mardhiah, A., Abdullah, A., & Hermansyah. (2016). Pendidikan Kesehatan dalam Peningkatan Pengetahuan, Sikap, dan Keterampilan Keluarga dengan Hipertensi. Jurnal Ilmu Keperawatan, 111-121.

Rencana Induk Penelitian (RIP) 2020-2024, (2020) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Universitas Lambung Mangkurat, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.

WHO. (2020). HEARTS Technical Package for Cardiovascular Disease Management in Primary Healthcare: Risk-Based CVD Management. Geneva.

Diputra, M. D., Wita, W., & Aryadana, W. (2018). Karakteristik Penderita Sindroma Koroner Akut di RSUPSanglah Denpasar Tahun 2016. E-Jurnal Medika, 1-10.

Ruiz-Garcia, J. (2012). Age and Gender Related Changes in Plaque Composition in Patients with Acute Coronary Syndrome: The Prospect Study. EuroIntervention.

Haider, A., Larson, M., Franklin, S., & Levy, D. (2003). SYstolic Blood Pressure, DIastolic Blood Pressure, and Pulse Pressure as Predictors of Risk for COngestive Heart Failure in The Framingham Heart Study. Ann Intern Med.

Rosengran, A., Walentin, L., Simoons, M., Gitt, A., & Behar, S. (2005). Cardiovascular Risk Factors and Clinical Presentation in Acute Coronary Syndromes. Heart.

Panghiyangani, Roselna., et. al. (2019). Kesehatan Masyarakat di Lingkungan Lahan Basah.CV IRDH, Banjarmasin.

Anies. (2017). Fenomena Unik Tentang Penyakit. Yogyakarta: Gosyen Publishing.

Djunaidi, A., & Indrawan, B. (2012). Hubungan Usia dan Merokok Pada Penderita Penyakit Jantung Koroner di Poli Penyakit Dalam RS MH Palembang Periode Tahun 2012. Syifa MEDIKA, 16-27.

Wolk, R., Berger, P., Lennon, R. J., Brilakis, E. S., & Somers, V. K. (2003). Body Mass Index: A RIsk Factor for Unstable Angina adn Myocardial Infarction in Patients with Angiographically Confirmed Coronary Artery Disease. Circulation, 2206-2211.

Indrawati, L. (2014). Hubungan Antara Pengetahuan, Sikap, Persepsi, Motivasi, Dukungan Keluarga dan Sumber Informasi Klien Penyakit Jantung Koroner dengan Tindakan Pencegahan Sekunder Faktor Risiko (Studi Kasus Di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta). Jurnal Ilmiah WIDYA, 30-36.

Beigi, M. A., Zibaeenezad, M. J., Aghasadeghi, K., Jokar, A., Sekarforoush, S., & Khazraei, H. (2014). The Effect of Educational Program on Hypertension Management. International Cardiovascular Research Journal, 94-98.

Notoatmodjo, S. (2010). Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasinya Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.

Downloads

Published

2023-08-30

How to Cite

1.
Zulfiqar NI, Wahid A. Aplikasi Media Power Point dan Booklet dalam Pendidikan Kesehatan pada Tn. S dan Keluarga dengan Faktor Risiko Kegawatdaruratan Kardiovaskular. NPJ [Internet]. 2023 Aug. 30 [cited 2026 Sep. 25];5(4):356-69. Available from: https://nerspedia.ulm.ac.id/index.php/nerspedia/article/view/225

Issue

Section

Articles