Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Menjalankan Kemoterapi Pada Pasien Kanker Payudara di RSUD Ulin Banjarmasin
Keywords:
Dukungan Keluarga, Kemoterapi, KepatuhanAbstract
Proses pengobatan kanker yang memakan waktu tidak sebentar, takut akan kematian serta tidak adanya dukungan keluarga seringkali membuat pasien frustasi dan akhirnya berhenti berobat (drop-out). Dukungan keluarga dalam hal ini sangat dibutuhkan agar pasien mau patuh menjalani pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan menjalankan kemoterapi pada pasien kanker payudara. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik sampling adalah accidental sampling dengan jumlah 40 orang kanker payudara. Pengambilan data pada tanggal 13 Agustus – 10 September 2018 di RSUD Ulin Banjarmasin. Mayoritas responden yang menerima dukungan keluarga adalah cukup dengan presentasi 72.5% atau 29 responden. Mayoritas responden yang menjalankan kemoterapi adalah patuh dengan presentasi 80 % atau 32 responden. Dengan menggunakan uji korelasi dari spearman didapatkan hasil yaitu terdapat hubungan yang signifikan (0.039 ≤ 0.05) antara dukungan keluarga dengan kepatuhan menjalankan kemoterapi pada pasien kanker payudara di RSUD UIin Banjarmasin. Dukungan keluarga dapat mempengaruhi kepatuhan pasien dalam menjalani kemoterapi. Keterlibatan orang terdekat pasien seperti keIuarga memiliki peranan penting untuk meningkatkan motivasi dan menurunkan rasa kecemasan yang sedang menjalani pengobatan serta dapat mengingatkan pasien mengenai jadwal pengobatan yang harus dijalaninya

