Pemberian Seduhan Jahe Pada Ny. M dengan Diagnosis Hipertensi di Desa Awang Bangkal Barat Kecamatan Karang Intan: Studi Kasus
Keywords:
Hipertensi, Seduhan Jahe, Studi KasusAbstract
Latar belakang: Hipertensi menjadi penyakit dengan kejadian tertinggi dari 10 penyakit pada pendataan di UPT Puskesmas Karang Intan 2 pada tahun 2021. Hal itu dikarenakan masyarakat khususnya pada Kawasan Desa Awang Bangkal Barat memiliki kebiasaan mewadai pada pagi hari dan mengonsumsi iwak wadi.
Tujuan: Memberikan gambaran hasil asuhan keperawatan pada penderita hipertensi melalui pemberian seduhan jahe.
References
Kartika M, Subakir, Mirsiyanto E.
Faktor-Faktor Risiko Yang Berhubungan
Dengan Hipertensi di Wilayah Kerja
Puskesmas Rawang Kota Sungai Penuh
Tahun 2020. Jurnal Kesmas Jambi.
;5(1).
Devioni, H., Agianto. Pemberian Seduhan Jahe Pada Ny. M..
World Health Organization. A Global
Brief on Hypertension: Silent Killer,
Global Public Health Crisis. 2015.
Purwono J, Sari R, Ratnasari A,
Budianto A, Metro AKDW,
Muhammdiyah U, et al. Pola Konsumsi
Garam Dengan Kejadian Hipertensi
Pada Lansia. Jurnal Wacana Kesehatan.
;5(1).
Kementrian Kesehatan Replubik
Indonesia. Riset Kesehatan Dasar 2018.
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan
Selatan. Profil Kesehatan Kalimantan
Selatan Tahun 2018. 2018.
Nadia EA. Efek Pemberian Jahe
Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien
Hipertensi. Jurnal Medika Hutama.
;02(01).
Kristiani RB, Ningrum SS. Pemberian
Minuman Jahe Terhadap Tekanan Darah
Penderita Hipertensi Di Posyandu Lansia
Surya Kencana Bulak Jaya Surabaya.
Adi Husada Nursing Journal. 2021
Jan;6(2):117.
Goesalosna D, Widyastuti Y, Hafiddudin
M, dan Kesehatan PKU Muhammadiyah
Surakarta MDKITS, dan Kesehatan
PKU Muhammadiyah Surakarta
DDKITS, dan Kesehatan PKU
Muhammadiyah Surakarta JLTulang
Bawang Selatan No DDKITS, et al.
Upaya Pencegahan Resiko Penurunan
Perfusi Jaringan Perifer Melalui Pijat
Refleksi Kaki Pada Asuhan
Keperawatan Hipertensi. Media
Publikasi Penelitian. 2019;15(01).
Anshari Z. Komplikasi Hipertensi
Dalam Kaitannya Dengan Pengetahuan
Pasien Terhadap Hipertensi dan Upaya
Pencegahannya. Jurnal Penelitian
Keperawatan Medik [Internet].
;2(2). Available from:
http://ejournal.delihusada.ac.id/index.ph
p/JPKM
Liberty IA, Pariyana, Roflin E, Waris L.
Determinan Kepatuhan Berobat Pasien
Hipertensi Pada Fasilitas Kesehatan
Tingkat I. Jurnal Penelitian dan
Pengembangan Pelayanan Kesehatan.
;1(1).
Notoatmojo. Promosi Kesehatan & Ilmu
Perilaku. Rineka Cipta; 2012.
Mahmudah S. Pengaruh Pemberian
Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale
var rubrum) Terhadap Kadar Kolesterol
Total Pada Wanita Masa Klimakterium
Menopause. Jurnal Kesehatan Karya
Husada. 2018;6(1).
Pairul PPB, Susianti, Nasution SH. Jahe
(Zingiber Officinale) Sebagai Anti
Ulserogenik. Medula. 2017;7(5):42–6.
Saputri GZ, Dania H, Putranti W.
Optimalisasi Pemanfaatan
Jahe (Zingiber officinale) dan Rosella
(Hibiscus sabdarifa) sebagai Minuman
Kesehatan di Madrasah Muallimin
Muhammadiyah Yogyakarta. Jurnal
Pemberdayaan: Publikasi Hasil
Pengabdian Masyarakat. 2018;2(2):241–
Aryanta IWR. Manfaat Jahe Untuk
Kesehatan. E-Jurnal Widya Kesehatan.
;1(2).
Sumarni T, Setyaningsih RD. Edukasi
Tata Laksana Non Farmakologi Untuk
Pencapaian Tekanan Darah Terkontrol
Pada Penyandang Hipertensi di Posbindu
PTM Desa Dukuhwaluh Kembaran.
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
[Internet]. 2019;25(2). Available from:
http://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.ph
p/jpkm/article/view/14269.
Fauzi R, Efendi R, Mustakim M.
Program Pengelolaan Penyakit
Hipertensi Berbasis Masyarakat dengan
Nerspedia, Volume 5, Nomor 3, 2023: 273-281
Pendekatan Keluarga di Kelurahan
Pondok Jaya, Tangerang Selatan.
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian
Masyarakat. 2020 Jan;4(2):69–74.
Made N, Endang WVM, Rahayu SP,
Wayan N, Ari I, Jurusan A, et al. Stres
Pada Pasien Hipertensi. Jurnal Gema
Keperawatan. 2017;10(2):123–9.

