Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Makanan Tambahan dengan Status Gizi Balita

Authors

  • Norhikmah Mahasiswa
  • Kurnia Rachmawati
  • Eka Santi

Keywords:

Pengetahuan, Pemberian Makanan Tambahan, Status Gizi

Abstract

Status gizi adalah hasil akhir keadaan tubuh dari keseimbangan antara zat gizi yang dikonsumsi sesuai dengan kebutuhan tubuh. Status gizi balita yang kurang dan buruk dapat diatasi dengan suatu program dalam bentuk intervensi yaitu pemberian makanan tambahan (PMT). Salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi adalah pengetahuan ibu. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang pemberian makanan tambahan dengan status gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Banua Padang Rantau.

References

Putri RF, Sulastri D & Lestari Y. FaktorFaktor yang Berhubungan dengan

Status. Gizi Balita di Wilayah Kerja

Puskesmas Nanggalo Padang. Jurnal

Kesehatan Andalas. 2015;4(1): 254-261.

Diana F. Pemantauan Perkembangan

Anak Balita. Jurnal Kesehatan

Masyarakat Andalas. 2010;4:116–129.

Auliya C, Woro OKH & Budiono I.

Profil Status Gizi Balita Ditinjau dari

Topografi Wilayah Tempat Tinggal

(Studi di Wilayah Pantai dan Wilayah

Punggung Bukit Kabupaten Jepara).

Unnes Journal of Public Health.

;4(2):108-116.

WHO (WorId HeaIth Organization).

Infant and Young Child Feeding.

Retrieved [Internet]. 2016; 20 (Agustus

. Available from:

http://www.who.int.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas).

Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar

Jakarta: Badan Penelitian dan

Pengembangan Kesehatan; 2018.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin.

Profil Kesehatan Kabupaten Kabupaten

Tapin. Rantau: Dinas Kesehatan

Kabupaten Tapin; 2019.

Prasetyawati. Posyandu. Jakarta: Bina

Pustaka; 2012.

Veriyal N. Analisis Pola Asuh terhadap

Balita Kurang Energi Protein (KEP yang

Nerspedia, Volume 5, Nomor 2, 2023: 160-173

Mendapat PMT-P di Puskesmas

Pagedangan Kabupaten Tangerang.

skripsi. Jakarta: Universitas Islam

Negeri Syarif Hidayatullah; 2010.

Kementerian Kesehatan RI. Petunjuk

Teknis Pemberian Makanan Tambahan

(Balita, Anak Sekolah, Ibu Hamil).

Jakarta: Kementerian Kesehatan

Republik Indonesia; 2017.

Hardiansyah & Supariasa. Ilmu Gizi

Teori & Aplikasi. Jakarta: Buku

Kedokteran EGC; 2016.

Khomsan A. Teknik Pengukuran

Pengetahuan Gizi. Bogor: Jurusan Gizi

Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga,

Fakultas Pertanian, IPB; 2007.

Oktavianis, 2016, Faktor-Faktor Yang

Berhubungan dengan Status Gizi Pada

Balita di Puskesmas Lubuk Kilangan.

Jurnal Human Care. 2016;1(3).

Aldriana N, Andria & Sepduwiana H.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi

Status Gizi Balita di Desa Kepenuhan

Hulu Wilayah Kerja Puskesmas

Kepenuhan Hulu. Jurnal Martenity and

Neonatal. 2020;3(1):1-10.

Nurmaliza & Herlina S. Hubungan

pengetahuan dan pendidikan ibu

terhadap status gizi balita. Jurnal

Kesmas. 2019;1(1):44-48.

Khayati FN & Munawaroh R. Hubungan

Pengetahuan Ibu dan Pola Pemberian

Makanan Terhadap Status Gizi Anak

Usia Toddler. JPPNI. 2018;2(1):52-64.

Rahma RYD. Hubungan Antara

Karakteristik Ibu dengan Status Gizi

Balita di Desa Tambakan Kecamatan

Gubug Kabupaten Grobogan Tahun

skripsi. Semarang: Fakultas

Psikologi Dan Kesehatan Universitas

Islam Negeri Walisongo; 2019.

Susanti M. Faktor-Faktor Yang

Berhubungan dengan Status Gizi Balita

di Kelurahan Bumijo Kecamatan Jetis

Kota Yogyakarta Tahun 2017. Skripsi.

Yogyakarta: Prodi Sarjana Terapan

Kebidanan Jurusan Kebidanan

Politeknik Kesehatan Kementerian

Kesehatan; 2018.

Susilowati E & Himawati A. Hubungan

Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Gizi

Balita dengan Status Gizi Balita di

Wilayah Kerja Puskesmas Gajah 1

Demak. Jurnal Kebidanan.

;6(13):21-25.

Andriyanti D. Hubungan Pengetahuan,

Sikap, dan Tindakan Ibu dalam

Pemberian Makanan Dengan Status Gizi

Balita di Lingkungan VII Desa Bagan

Deli Belawan Tahun 2017. skripsi.

Medan: Program Studi Pendidikan

Dokter Fakultas Kedokteran Universitas

Sumatera Utara; 2017.

Indrayani, Rusmiadi LC & Kartikasari

A. Hubungan Antara Pengetahuan dan

Sikap Ibu dengan Status Gizi Pada Balita

di Wilayah UPTD Puskesmas Cidahu

Kecamatan Cidahu Kabupaten

Kuningan. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti

Husada. 2020;11(2):224-234

Ginting KA, Irwanto R & Cholilullah

AB. Hubungan Pengetahuan Ibu

Tentang Gizi dengan Status Gizi Pada

Balita 0-3 Tahun di Desa Sorkam Kiri

Kecamatan Sorkam Kabupaten Tapanuli

Tengah Tahun 2019. [Internet]. 2019; 5

Norhikmah, Rachmawati, K., Santi, E. Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Makanan Tambahan …

(Desember 2021). Available from:

https://elearning.medistra.ac.id.

Apriliana AF & Rakhma LR. Faktorfaktor yang berhubungan dengan status

gizi balita yang mengikuti TFC di

Kabupaten Sukoharjo. PROFESI

(Profesional Islam) Media Publikasi

Penelitian. 2017;15(1):1-9.

Notoatmodjo S. Pendidikan dan perilaku

kesehatan, cetakan 2. Jakarta: PT.

Rineka Cipta; 2007.

Febri ABKD, Pujiastuti N & Fajar I.

Ilmu Gizi Untuk Praktisi Kesehatan.

Yogyakarta: Graha Ilmu; 2013.

Sucianingsih H. Faktor predisposisi yang

mempengaruhi perilaku ibu dalam

pemberian makanan pendamping ASI

(MP-ASI) dini (Studi korelasi di wilayah

kerja Puskesmas Sungai Tabuk 2 Kab.

Banjar). karya tulis ilmiah. Banjarbaru:

Program Studi Ilmu Keperawatan,

Fakultas Kedokteran Universitas

Lambung Mangkurat; 2018.

Soekanto S. Sosiologi Keluarga. Jakarta:

PT Rineka Cipta; 2004.

Husaini. Makanan bayi bergizi cetakan

VII. Yogyakarta: Gagjah Mada; 2001.

Depkes. Kartu Menuju Sehat (KMS).

Jakarta: Departemen Kesehatan RI;

Soetijiningsih. Tumbuh Kembang Anak.

Jakarta: EGC; 2014.

Azwar A. Aspek Kesehatan dan Gizi

Dalam Ketahanan Pangan. Jakarta:

Dalam Widya Karya Nasional Pangan

dan Gizi VIII; 2007.

Suryani L. Faktor Yang Mempengaruhi

Status Gizi Balita di Wilayah Kerja

Puskesmas Payung Sekaki Pekanbaru.

JOMIS (Journal Of Midwifery Science).

;1(2):47-53.

Eprila & Franciska Y. Faktor-Faktor

yang Mempengaruhi Status Gizi Balitadi

Puskesmas Keramasan Palembang

Tahun 2011. Jurnal Kesehatan.

;1(11):79-84.

Andarwati D. Faktor-faktor yang

Berhubungan dengan Status Gizi Balita

pada Keluarga Petani di Desa Purwojati

Kecamatan Kertek Kabupaten

Wonosobo. skripsi. Semarang:

Universitas Negeri Semarang; 2007.

Odunze II, Ike E, Adamu EE &

Mohammed AZ. Food Availability,

Accessibility snd Nutritional Status of

Low Income Households of Selected

Federal Tertiary Institutions in Kaduna

State Nigeria. African Journal of Food

Science and Technology. 2016;7(1):001-

Puspasari N & Andriani M. Hubungan

Pengetahuan Ibu tentang Gizi dan

Asupan Makan Balita dengan Status Gizi

Balita (BB/U) Usia 12-24 Bulan. Amerta

Nutr. 2017:369-378

Wardani Y. Hubungan antara Asupan

Makanan dan Status Kesadaran Gizi

Keluarga dengan Status Gizi Balita di

Wilayah Kerja Puskesmas Sewon I

Bantul. KESMAS. 2013;6(3).

Maharani, Wahyuni S & Fitrianti D.

Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu

Terkait Makanan Tambahan dengan

Status Gizi Balita di Kecamatan Woyla

Barat. Jurnal Action: Aceh Nutrition

Journal. 2019;4(2):81-88.

Nerspedia, Volume 5, Nomor 2, 2023: 160-173

Rahmatillah DK. Hubungan

Pengetahuan sikap dan tindakan

terhadap status gizi. Amerta Nutrition.

;2(1):106–112.

Agus R. Hubungan Pengetahuan, Sikap,

dan Tindakan Ibu Tentang Gizi dengan

Status Gizi Anak Balita (1 -5 tahun) di

Jorong Surau Laut Wilayah Kerja

Puskesmas Biaro Kecamatan IV Angkek

Kabupaten Agam tahun 2008. Jurnal

Gizi dan Pangan. 2008;1(2):23-28.

Maulana LOAM, Sirajuddin S &

Najamuddin U. Gambaran Pengetahuan,

Sikap dan Tindakan Terhadap Status

Gizi Siswa SD Inpres 2 Pannamu.

Makasar: Program Studi Ilmu Gizi

Fakultas Keseahtan Masyarakat

Universitas Hasanudin Makassar. Jurnal

Kesmas. 2012;2(3):21-24.

Downloads

Published

2023-04-30

How to Cite

1.
Norhikmah, Rachmawati K, Santi E. Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Makanan Tambahan dengan Status Gizi Balita. NPJ [Internet]. 2023 Apr. 30 [cited 2026 Oct. 3];5(2):160-73. Available from: https://nerspedia.ulm.ac.id/index.php/nerspedia/article/view/157

Issue

Section

Articles