Hubungan Pengetahuan Dengan Efikasi Diri Penderita Tuberculosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Mabu'un

Authors

  • Ermitha Safitri Mahasiswi
  • Kurnia Rachmawati
  • Devi Rahmayanti

Keywords:

Efikasi Diri, Pengetahuan, Tuberculosis Paru

Abstract

Tuberculosis paru adalah salah satu penyakit kronis dengan waktu pengobatan yang lama selama 6 bulan, maka dilaksanakan program pemberantasan dan pengendalian tuberculosis paru dengan strategi DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse Chemotherapy). Selain strategi DOTS efikasi diri penderita juga merupakan faktor terpenting dalam pengobatan dan pengendalian tuberculosis paru. Efikasi diri penderita tuberculosis paru yang rendah dapat diminimalisir jika penderita tuberculosis paru memiliki pengetahuan yang baik untuk mengelola penyakitnya di mana keyakinan diri atas suatu informasi yang didapat dari pengetahuan akan membentuk sikap individu dalam meningkatkan perilaku motivasi penderita dalam menjalankan pengobatan untuk mendapatkan kesembuhan. Menganalisis hubungan pengetahuan dengan efikasi diri penderita tuberculosis paru di wilayah kerja Puskesmas Mabu’un. Metode penelitian ini yaitu metode non –ekperimental dengan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan jenis accidental sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 39 orang. Pengambilan data dilakukan dengan kuesioner. Analisis data menggunakan uji alternatif chi – square yaitu uji Fisher Exact didapatkan hasil (p-value = 0.002 < α= 0.05) yang berarti ada hubungan pengetahuan dengan efikasi diri penderita tuberculosis paru di wilayah kerja Puskesmas Mabu’un. Pengetahuan yang baik pada penderita tuberculosis paru yang didapatkan dari kader kesehatan dapat meningkatkan efikasi diri penderita tuberculosis paru.

Kata Kunci : pengetahuan, efikasi diri, tuberculosis paru

References

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2017. Pedoman Nasional Pengendalian Tuberculosis. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI

Anggreini.D.S, 2012. Stop Tuberculosis. Jakarta: Bee Media Indonesia.

Worl Health Organization 2018. Diagnostic and Treatment Delay in Tuberculosis. Egypt : WH

Sutarto, 2019. Efikasi Diri pada Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberculosis (OAT). Jurnal Kesehatan, 10(3), pp. 405 - 412.

Rias, Y.A. 2016. Hubungan Pengetahuan dan Keyakinan Dengan Efikasi Diri Penyandang Diabetic Foot Ulcer. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 1(1), pp : 13 - 17.

Prabandari, I., 2014. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Motivasi Untuk Memeriksakan Diri Pasien Hipertensi pada Lanjut Usia di Puskesmas Kerjo Karanganyar. Jurnal Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Sitanggang, Y. A., 2017. Health Coaching Berbasis Health Promotion Model Terhadap Peningkatan Efikasi Diri Dan Perilaku Pencegahan Penularan Pada Pasien TB Paru. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, VIII(4), pp. 172 - 179.

Dharma, K. K., 2011. Metodologi Penelitian Keperawatan. Jakarta: Trans Info Media.

Baharuddin & Wahyuni, E, S, 2015. Teori Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: AR-RUZZ MEDIA.

Notoatmodjo, S., 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Utami, P, G. 2013. Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang TB Paru Dengan Motivasi Pasien Dalam Menjalani Terapi Pengobatan Di Poli Paru Rumah Sakit Panti Rapih. Yogyakarta. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Jendral Achmad Yani.

Setyaningrum, A. P., 2019. Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Efikasi Diri Dengan Perilaku Periksa Payudara Sendiri (SADARI) Pada Mahasiswa Ilmu Keperawatan Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta. Yogyakarta, Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.

Bandura, 1994. Self - Efficacy Defined Encyclopedia of Human Behaviour. New York: Academic Press.

Hendiani, N.S.H. &. Widayanti C.G., 2013. Hubungan Antara Persepsi Dukungan Keluarga Sebagai Pengawas Minum Obat Dan Efikasi Diri Penderita Tuberculosis Di BKPM Semarang. Jurnal Psikologi Undip, 12(1), pp. 82 - 90.

Herawati, E., 2015. Hubungan Antara Pengetahuan Dengan Efikasi Diri Penderita Tuberculosis paru di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat Surakarta. Surakarta, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Jaya, Herawati. 2017. Faktor - Faktor Yang Berhubungan Dengan Tuberculosis Paru Relaps Pada pasien di Rumah Sakit Khusus Paru Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2015 - 2016. Jurnal Kesehatan Palembang, 12(1), pp. 71 – 81

Novitasari, R. 2017. Hubungan Efikasi Diri Dengan Kepatuan Minum Obat Pada Pasien TB Paru di Puskesmas Patrang Kabupaten Jember. Universitas Jember.

Pertiwi R, Wuryanto MA, & Sutiningsih. 2012. Hubungan Antara Karakteristik Individu, Praktik Hygiene dan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Tuberculosis di Kecamatan Semarang Utara Tahun 2011. Semarang: Jurnal Kesehatan Masyarakat.

Downloads

Published

2022-04-29

How to Cite

1.
Safitri E, Rachmawati K, Rahmayanti D. Hubungan Pengetahuan Dengan Efikasi Diri Penderita Tuberculosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Mabu’un. NPJ [Internet]. 2022 Apr. 29 [cited 2026 Sep. 24];4(1):106-13. Available from: https://nerspedia.ulm.ac.id/index.php/nerspedia/article/view/133

Issue

Section

Articles